Pelaksanaan Kegiatan Penataan Administrasi Cuti Pegawai Negeri Sipil

Selasa 18 Juli 2017, bertempat di aula utama Badan Kepegawaian Aceh, Kepala Badan Kepegawaian Aceh yang diwakili oleh Kepala Bidang Informasi Kepegawaian Badan Kepegawaian Aceh, Bapak Faisal, S.Kom, MM,  resmi membuka Kegiatan Penataan Administrasi Cuti Pegawai Negeri Sipil di lingkungan Pemerintah Aceh. Kegiatan ini dilaksanakan oleh bidang  Kinerja dan kesejahteraan Badan Kepegawaian Aceh. Hadir sebagai narasumber pada kegiatan ini adalah Bapak Agus Sofyan dari Badan Kepegawaian Negara kantor pusat Jakarta. Para peserta dalam acara ini adalah para Kepala Sub Bagian Kepegawaian pada masing-masing Satuan Kerja Pemerintah Aceh (SKPA).

Kegiatan sosialisasi penataan administrasi cuti Pegawai Negeri Sipil (PNS) ini dianggap perlu untuk di laksanakan karna menyangkut pemberian hak kepada para Pegawai Negeri Sipil.

Cuti merupakan keadaan tidak melaksanakan tugas yang diizinkan dalam jangka waktu tertentu bagi setiap PNS, dengan mengikuti aturan pemberian hak cuti yang diatur berdasarkan undang-undang dan peraturan pemerintah.

Pemberian hak cuti bagi PNS bertujuan, Memberikan kesegaran jasmani dan rohani, untuk mengatasi kejenuhan yang berimbas kepada penurunan produktifitas kerja, dengan cuti diharapkan PNS dapat termotivasi dan berkontribusi lebih besar lagi bagi institusinya, sehingga level of engagement dapat meningkat, dan high work performance dapat dicapai dan pemberian cuti bagi PNS ini  juga bertujuan untuk menjaga keseimbangan antara tugas dan kehidupan pribadi setiap individu (work-life balance).

Dalam sambutan tertulisnya Kepala Badan Kepegawaian Aceh mengharapkan agar masing-masing skpa dalam memberikan cuti kepada para PNS merujuk pada Peraturan Pemerintah nomor 11 Tahun 2017 tentang Manajemen Pegawai Negeri Sipil yang diatur dalam pasal 309. Terdapat 7 (tujuh) jenis cuti bagi PNS sebagaimana tertuang dalam peraturan pemerintah ini, diantaranya adalah cuti tahunan, cuti besar, cuti sakit, cuti melahirkan, cuti karena alasan penting, cuti bersama dan cuti di luar tanggungan negara.

Oleh karena pemberian cuti bagi PNS merujuk pada peraturan dan ketentuan yang telah diatur pemerintah, maka diharapkan kepada para peserta yang hadir untuk dapat  mempergunakan kesempatan sosialisasi ini dengan sebaik-baiknya untuk mempelajari ketentuan-ketentuan, tata cara dan persyaratan-persyaratan yang harus dipenuhi dalam pemberian hak cuti PNS di lingkungan instansi masing-masing.

Diakhir sambutannya Kepala Badan Kepegawaian Aceh mengharapkan dengan sosialisasi ini dapat meningkatkan kompetensi dalam manajemen sumberdaya manusia dan dapat diaplikasikan secara baik di lingkungan instansi masing-masing peserta.

Pelaksanaan Kegiatan Penataan Administrasi Cuti Pegawai Negeri Sipil