Badan Kepegawaian Aceh Mengadakan Focus Group Discussion (FGD) Pengelolaan Data Kepegawaian

Focus Group Discussion (FGD) Pengelolaan Data Kepegawaian di lingkungan pemerintah Aceh resmi di buka oleh Kepala Badan Kepegawaian Aceh, bapak Drs. Zulkifli Ahmad, MM pada tanggal 27 April 2017 bertempat di aula utama gedung Badan Kepegawaian Aceh. Kegiatan ini merupakan kegiatan perdana yang di lakukan oleh Badan Kepegawaian Aceh sebagai lembaga baru yang sebelum nya bernama BKPP.

Kegiatan ini di awali dengan pengantar yang di sampaikan oleh kabid Informasi Kepegawaian BKA, bapak Faisal, S.Kom, MM dan di lanjut kan  dengan arahan oleh kepala Badan Kepegawaian Aceh. Turut hadir pada acara tersebut Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Aceh, Bapak Syahrul, SE, M.Si selaku penggagas lahirnya aplikasi e-keurani sebagai sistim aplikasi manajemen ASN berbasis web yang dapat dijalankan secara on-line.
Maksud di laksanakan nya kegiatan inii untuk melakukan temu muka antara Badan Kepegawaian Aceh dengan Pengelola Kepegawaian pada Satuan Kerja Perangkat Aceh (SKPA) dengan tujuan menyamakan persepsi dan kesatuan visi tentang pentingnya pengelolaan data kepegawaian sebagai sumber informasi yang krusial bagi manajemen sumberdaya manusia dilingkungan pemerintah Aceh.
Peserta yang hadir dalam kegiatan ini adalah Pengelola Kepegawaian pada Satuan Kerja Perangkat Aceh (SKPA) yang terdiri dari Sekretaris dan Kasubbag Kepegawaian.

Dalam arahan nya, kepala Badan Kepegawaian Aceh menegaskan bahwa E-keurani ini merupakan sebuah  aplikasi manajemen ASN berbasis web (web-based application) yang dapat dijalankan secara on-line tanpa dibatasi ruang dan waktu, dimana  aplikasi ini dapat diakses dimana saja dan kapan saja oleh seluruh SKPA dan stakeholders lainnya dengan batasan hak akses yang diatur sesuai dengan fungsi dan pertimbangan keamanan data dan informasi. Dan Pembangunan dan penerapan e-Keurani telah ditetapkan dalam Peraturan Gubernur Aceh Nomor 40 Tahun 2016 Tentang Sistem Informasi Manajemen Aparatur Sipil Negara Terintegrasi Di Lingkungan Pemerintah Aceh.

Integrasi yang dimaksudkan adalah terjalinnya interkoneksi antara e-Keurani dengan Sistim Aplikasi Pelayanan Kepegawaian (SAPK) yang dikelola Badan Kepegawaian Negara (BKN), Sistim Aplikasi Diklat Aparatur (SIDA) yang dikelola oleh Lembaga Administrasi Negara (LAN), dan dengan sistem formasi yang dikelola Kementrian pendayagunaan Aparatur  dan Reformasi Birokarsi (KEMENPAN-RB).

Diakhir arahan nya, Kepala Badan Kepegawaian Aceh mengharapkan agar Seluruh SKPA dapat menjalankan e-Keurani secara maksimal, Tim pengelola e-Keurani pada masing-masing SKPA dapat melakukan updating data dengan memperhatikan akurasi dan validitas data yang diupdate dengan menyimpan bukti otentik dari setiap data yang diupdate, Berkoordinasi dengan Bidang Informasi Kepegawaian jika menemukan kendala dalam penerapan e-Keurani dan terakhir  menetapkan Pegawai ASN dalam jabatan fungsional umum dengan terlebih dahulu mengusulkan kepada Gubernur melalui Badan Kepegawaian Aceh. Hal ini di lakukan dalam upaya menuju “ZERO ERROR” guna terciptanya manajemen kepegawaian ASN yang baik dilingkungan pemerintah Aceh.

Badan Kepegawaian Aceh Mengadakan Focus Group Discussion (FGD) Pengelolaan Data Kepegawaian